Kamis, 23 April 2026

Curhatan Biasa Aja

Udah lama kali aku gak nulis di blog ini. Terakhir nulis Agustus 2025 wow udah hampir setahun aja nih puasa menulis. Kesibukanku sebagai mahasiswa dan pekerja sangat menyita waktuku untuk beberapa bulan ini. Setelah sekian lama buntu menulis. Aku curcol aja kali ini.

Kemarin aku dan pengurus paguyuban TU yayasan menentukan rapat pematangan acara, untuk acara bulan Mei besok melalui zoom pada tanggal 23 April 2026 (hari ini).

Sumber: Dokumen Pribadi
                                                          

Kami pun berdiskusi untuk menentukan waktu dan tanggal.

Sumber: Dokumen Pribadi

Disini yang berdiskusi hanya aku dan yang bersangkutan. Lainnya hanya menurut saja bahkan tidak merespon di grup. Aku menjelaskan alasanku gak bisa ikut rapat pada tanggal 23 April 2026 pagi, karena masih ngurus TKA. Yang mana gak bisa memegang hp selama di ruang TKA. Karena kebijakan TKA tahun ini, proktor dan pengawas gak boleh pegang hp dan diawasi melalui zoom selama TKA berlangsung. Aku pun ngikut aja apapun keputusannya. Diskusi hanya berhenti disitu.

Tak lama kemudian, yang bersangkutan chat seperti ini di grup. Ini infonya darimana kalau gak dari chat pribadi?

What? Kok mereka punya energi ya buat chat pribadi. Padahal grup ini isinya cuma pengurus aja. Terus buat apa grup bikin grup kecil kalau masih chat pribadi. Dan yang bikin aku gak habis pikir, alesannya itu masih TKA. Apakah masih ada TKA/ngurusi TKA itu merupakan alesan pribadi yang privasi ya? Kok sempet-sempetnya itu lho. Kalau alesannya kayak gitu, mbok chat di grup. Kalau gak bisa ikut rapat, karna masih TKA.

Kalau alesannya pribadi banget kayak kontrol ke rumah sakit, nganter keluarga, nganter siswa lomba maybe, deadline kerjaan yang harus diselesein atau alesan lainnya it's ok lah. 

Lha ini TKA? Di musim ujian TKA? What?

Padahal kalau ketemu fine-fine aja. Kok gitu ya? 

Aku jadi ngerti karakter orang-orang ini di penghujung kepengurusan paguyuban TU yang akan berakhir di tahun ini. Apakah masih berlanjut atau ganti kepengurusan?


Ini semakin membuka pandanganku untuk kerja di yayasan ini kedepannya. Thanks God.

Sekian curcolanku. Thank you :)









Jumat, 15 Agustus 2025

Ruang Literasi Kaliurang

 

Foto: Dokumen Pribadi

Ruang Literasi Kaliurang terletak di Hargobinangun, Pakem. Saya ceritakan pengalaman saya secara jujur disini.

Perjalanan yang saya tempuh menuju lokasi kurang lebih satu setengah jam dari Halte Ngabean dengan Trans Jogja. Saya pun turun di titik Wedangan Kampoeng. Saya harus jalan kaki yang cukup jauh kurang lebih 2 km. Karena saya kebingungan setelah melihat google map kok tidak sampai lokasi. Saya putuskan naik gojek untuk mempercepat menuju lokasi. Biaya transportasi yang seharusnya bisa dipangkas malah jadi boros. Saya sarankan untuk naik kendaraan pribadi untuk mengunjungi tempat ini.

Sayang tempat yang bagus dan enak buat membaca tetapi lokasinya tidak strategis. Sehingga akses menuju lokasi cukup sulit. Selain itu juga disekitaran ruang literasi tidak ada kafe, minimarket, toko maupun warung-warung kecil disana. Ketika sudah sampai disana, sudah harus bawa minum terlebih dahulu.

Disana juga ada Pustaka Anak Rakyat yang sayangnya tidak bisa dibaca umum. Hanya anak dan pendamping yang boleh masuk. Sebagai pembaca cerita anak maupun penulis cerita anak yang belum punya anak, ini cukup merugikan bagi saya. Sudah datang jauh-jauh e gak boleh masuk ruangannya.  

Setelah saya gak dibolehkan masuk, saya pun masuk ke ruang baca umum. Saya berkeliling sebentar. Scan barcode pengunjung baru dan menyimpan tas dan helm di loker. Berkeliling melihat buku-buku yang tertata rapi. Ruangannya gak begitu luas namun memuat banyak buku-buku. 

          Setelah berkeliling ruangan itu, ada satu buku yang menarik perhatian saya.


                                                                    Foto: Dokumen Pribadi


Buku ini tentang self devolepment dengan bahasa yang ringan dan menggunakan bahasa sehari-hari yang mudah dipahami. Gaya penulisnya tidak membosankan dan mudah dipahami. Topik yang dibahas related dengan kehidupan sehari-hari. 

         Sayangnya saya gak selesai membaca buku ini karena keterbatasan waktu dan keburu malam. 

         Menurut saya tempat ini kurang recommended untuk dikunjungi orang yang seperti saya yang                 mengandalkan transportasi umum untuk bepergian dan suka jajan. Kayaknya saya gak ngunjungin          lagi deh cukup sekali saja udah kapok hahahaha


                                                     


Kamis, 05 Desember 2024

Fase Seorang Penulis Pemula


Menulis merupakan kegiatan mengekspresikan perasaan maupun gagasan yang berasal dari pikiran dalam bentuk goresan. Menulis bisa dilakukan dalam media apapun bisa berupa media kertas (buku), blog dan media digital lainnya. Karya yang bisa dihasilkan berupa fiksi dan non fiksi. Karya fiksi terdiri dari cerpen, cermin, puisi, novel dsbnya. Karya non fiksi terdiri dari esai, artikel, opini, jurnal ilmiah dsbnya. Menulis tak lepas dari kehidupan kita sehari-hari. Tulisan yang kita tinggalkan akan menjadi bagian dari warisan sejarah kelak.

Ada pertanyaan yang muncul dari kita Kapan kita bisa menjadi penulis? Atau dengan kata lain Kapan kita tertarik menjadi penulis? Umur berapa bisa menjadi penulis?

Menjadi seorang penulis tidak dibatasi umur. Umur berapapun bisa menjadi penulis saat kita sudah lancar membaca dan menulis. Saya sendiri sudah mulai sejak kelas 4 SD. Karya tulisan saya berupa dialog percakapan yang saya goreskan di binder. Binder merupakan media pertama yang saya gunakan untuk menulis.

Tetapi seiring berjalannya waktu, saya kehilangan gairah untuk menulis karena kesibukan saya sebagai pelajar yang sedang mempersiapkan ujian kelulusan SD.

Hari demi hari saya lalui tanpa kegiatan menulis. Tiba saatnya saya memasuki kelas 8 SMP saya mengikuti ekskul jurnalistik. Saya terdorong untuk menulis lagi. Saya menulis sesuai tema yang ditentukan dalam buletin sekolah seperti artikel, cerpen dan artikel wawancara. Kegiatan itu tidak berlangsung lama hanya setahun saja saya melakukan kegiatan menulis. Saat memasuki kelas 3 SMP saya berhenti menulis dan menyibukkan diri untuk menyiapkan ujian kelulusan dan kegiatan sekolah lainnya.

Semenjak itu saya vakum menulis cukup lama. Saya sempat membuat blog untuk meluapkan unek-unek saya tapi tidak begitu serius seperti aw

Setelah saya menganggur cukup lama saya membuat blog baru yang sekarang bisa diakses: www.diarypersoality.blogspot. Blog itu saya buat untuk meluapkan sgala pikiran saya mulai dari sekadar curhat pribadi, puisi, cerpen dan opini pribadi. Kegiatan menulis menjadi kebiasaan saya lagi untuk meredakan stress dan media menyampaikan unek-unek saya tanpa menyinggung siapa pun.

Beberapa tahun terakhir saya mulai menulis lagi. Tepatnya akhir tahun 2022. Saya mulai ikut lomba menulis cerita mini (cermin) / flash fiction. Saya memanfaatkan media sosial instagram untuk mencari informasi tentang lomba menulis yang sekiranya menarik buat saya untuk saya ikuti. Lomba menulis yang saya ikuti lomba cerita mini (cermin), cerita pendek, puisi dan cerita anak-anak.

Saya menulis dan mengikuti lomba tersebut yang penting lolos kurasi aja dulu dari pihak lomba maupun penerbit. Menjadi juara dalam lomba menulis membutuhkan waktu dan jam terbang yang tinggi. Saya sendiri merasa kemampuan menulis belum begitu bagus seperti penulis lainnya dan dalam tahap belajar menulis yang baik sambil terus mengasah kemampuan menulis melalui karya-karya yang saya goreskan dan kirimkan ke lomba-lomba.

Baru-baru ini saya mengikuti pelatihan penulisan dongeng dan cerita anak dalam bahasa Jawa. Saya merasa tertantang untuk mengikuti lomba tersebut karena sebelumnya belum pernah mengikuti dan tertarik untuk mempelajarinya.

Saat ini saya sendiri belum mengkategorikan diri untuk jadi penulis spesialis puisi/cerpen dll. Bagi saya yang penting saya produktif menghasilkan karya melalui lomba-lomba yang saya ikuti dan lolos kurasi. Saya sendiri sebagai penulis pemula seringkali kesulitan menuliskan kata dengan jumlah kata yang agak banyak seperti 700 kata dalam membuat cerpen. Ide-ide itu sering kali stuck di kepala dengan ketentuan kata-kata tersebut.

 

Saya berkeinginan selama saya bekerja sebagai pegawai saya ingin meninggalkan warisan yang bisa dinikmati generasi selanjutnya. Warisan yang bisa dinikmati generasi selanjutnya adalah warisan tulisan. Kebetulan saya bekerja berhubungan dengan pendidikan tepatnya sebagai staf TU di salah satu sekolah sehingga karya-karya saya bisa diarsipkan ke perpustakaan sekolah. Jadi begitu saya sudah tidak bekerja di sekolah itu, saya meninggalkan warisan berupa buku cerita anak-anak untuk menambah koleksi buku perpustakaan sekolahsekolah dan bisa dibaca siswa-siswi sekolah.

Opini yang saya goreskan berdasarkan pengalaman pribadi dan pengamatan saya.

Liburan di Hutan Jeruk

 

Alea dan Kinanti merupakan dua orang sahabat yang ingin menghabiskan waktu liburan. Waktu liburan pun tiba, Alea menghampiri ke rumahnya Kinanti. Alea dan Kinanti merencanakan liburan yang tak biasa yaitu ke hutan jeruk. Disana ada tempat bermain di balik rimbunnya hutan jeruk di desa sebelah.

 

Kinanti dan Alea berangkat menuju hutan jeruk. Perjalanan menuju hutan jeruk harus melewati desa sebelah dan teriknya panas matahari menuju ke hutan jeruk.

Tibalah mereka di hutan jeruk. Mereka berjalan melewati pohon jeruk yang rimbun. Disana ada taman bermain yang menarik mereka berdua. Ada jungkat-jungkit, ayunan dan perosotan. Mereka bermain dengan riang gembira. Mereka menghabiskan waktu sampai lupa waktu.

Ditempat yang berbeda Ibunya Alea mencari Alea tetapi tidak menemukannya. Kemudian Ibunya Alea menuju rumah Kinanti untuk mencari Alea.

Mereka belum menemukannya. Ibunya Alea pun bertanya-tanya "Buk, saya cari Alea kok gak ketemu ya. Saya cari di sekitar rumah juga belum ketemu. Saya pikir Alea main kesini".

"Gak ada di rumah Buk. Kinanti gak ada di rumah Ma." Jawab Ibu Kinanti.

"Waduh mereka main kemana kok jam segini belum pulang? " Tanya Ibu Kinanti.

Mereka pun cemas menunggu anak mereka yang belum pulang hingga petang tiba.

Alea dan Kinanti keasyikan bermain di hutan jeruk sampai lupa waktu. Alea menyadari hutan jeruk yang semakin gelap. "Kinanti udah gelap nih. Ayo pulang!". Ajak Alea. "Yo, kita pulang sekarang takut nih". Jawab Kinanti.

Mereka pun pulang dan sampailah mereka di rumah. Kedatangan mereka ditunggu-tunggu orang tua mereka yang khawatir dengan mereka.

Pengalaman Mengikuti Lomba Flash Fiction/Cerita Mini

    Awal saya mengikutinya pada bulan September saya iseng mencari lomba menulis di instagram. Saya menemukan lomba menulis flash fiction yang saya ikuti secara gratis. Saya tertarik mengikuti lomba tersebut karena penasaran dengan lomba menulis flash fiction itu seperti apa?

    Saya pun mengikuti lomba melalui zoom dengan pembicara Gol A Gong. Materinya sangat menarik dan menambah pengetahuan bagi saya. Saya pun tertantang menulis flash fiction. Saya pun mencoba menulis flash fiction berdasarkan pengalaman saya sendiri dan sekitar saya. Setiap saya mendapatkan ide berdasarkan pengalaman sendiri dan observasi sekitar. Saya langsung menulis ide-ide tersebut dalam bentuk flash fiction sesuai dengan ketentuan lomba flash fiction. 

    Saya pun menulis cerpen flash fiction ke pihak lomba yang menyelenggarakan lomba itu sesuai waktu yang ditentukan. Biasanya mepet deadline. Dan lomba-lomba itu yang saya ikuti itu tergabung dalam buku antologi. 

Flash fiction yang dihasilkan Demam Panggung, Deadline Mendadak, dan Pengagum semuanya itu masuk dalam buku antologi.

Senang rasanya bisa menulis dan lolos kurasi apalagi sampai diterbitkan. Untuk lomba-lomba flash fiction yang saya ikuti belum pernah juara. Saya tidak berharap juara dalam lomba menulis, yang penting saya produktif menulis dan meningkatkan kualitas menulis.

Mood Swing (Merasa Bersalah)

Tadi ceritanya saya boncengan bareng temen dari tempat ziarah. Saya pun meminta teman saya untuk mengantar saya sampai rumah. Saya yang buta arah dan hanya mengandalkan map saya kebingungan untuk menunjukkan jalan menuju rumah saya. Alhasil temen saya tersesat dan malah mubeng-mubeng. Saya merasa bersalah dan gak enak sama temen saya. Ini membuat mood saya jadi swing hingga menangis. Entah kenapa saya gak tau? 

Kejadiannya saat saya kuliah RPL, jadi materi kuliah tidak ada yang nyantol materinya. Walaupun saya paksa masuk kuliah.

Ini jadi pembelajaran bagi saya untuk menolak bepergian yang modelnya touring. Saya jadi trauma lama-lama. 

Kamis, 30 Mei 2024

Rasa Minder Itu Muncul Kembali

Rasa ketidaknyamanan itu muncul kembali. Aku gak tau apa yang terjadi? Sebenarnya tak ada masalah cuman ngerasa gak nyaman ketika ada yg nertawai tingkah laku saya. Ketika saya maju ke depan bingung, kikuk cari posisi yang nyaman untuk bertanya. Saya sih sebenernya gak terlalu yang gimana gitu. Tapi entahlah perasaan minder itu seolah muncul kembali dan membuat perasaan saya goyah menimbulkan rasa yang tidak nyaman. Hingga saya meneteskan air mata. Kejadian itu seolah menyadarkan saya untuk selalu waspada terhadap orang lain dalam perkumpulan komunitas besar. 

Saya sebenarnya lebih nyaman berteman, berkumpul dengan komunitas kecil seperti di tempat kerja atau komunitas yang lebih kecil. Saya sepertinya sulit membaur dengan komunitas besar. Apa saya harus bersikap biasa saja jangan terlalu freak/aneh supaya saya bisa diterima di komunitas besar. Rasanya sulit sekali menemukan komunitas yang nyaman. 

Selasa, 09 April 2024

Kehadiran saya tidak begitu penting bagi mereka

Semakin lama saya hidup. Saya merasa kehadiran saya seperti gak dianggap di keluarga sendiri kecuali nenek yang saya anggap menyayangi saya. 

Kehadiran saya seperti gak berguna, rasanya ingin sekali mati. Toh gak ada yang peduli jika saya mati. Kalaupun saya mati gak begitu pengaruh bagi keluarga saya baik itu perekonomian maupun lainnya. Dan kehidupan keluarga saya masih bisa berjalan seperti biasa tanpa kehadiran saya. 

Saya gak punya banyak temen dan gak terlalu suka bergaul jadi gak begitu meninggalkan luka yang mendalam bagi mereka. 

Siapa yang peduli dengan saya? Gak ada. 

Saya sendiri merasa kehadiran saya lebih seperti babu daripada anak di keluarga sendiri. Begitu saya di dekat mereka saya sering kali disuruh-suruh. Padahal maksud saya untuk mendekati mereka itu ingin sekali diajak berbicara (deep talk). Daripada saya seperti itu lebih baik saya di kamar saja mendengarkan musik sambil scroll HP. 
Saya merasa nyaman seperti itu. 
Saya sering kali merasa kosong walaupun saya bersama mereka. 

Kondisi Mentalku Bermasalah

Seringkali menemui di media sosial banyak yang speak up tentang mental health tapi belum pernah periksa ke psikiater bahkan ada yang menvonis sendiri punya penyakit mental. 

Kalau saya sendiri merasa saya sakit mental setelah mengatakan itu saya diantar mama saya ke psikiater setelah dari sana, ya saya beneran punya penyakit mental bahkan saya divonis depresi berat. Beneran saya gak bohong. Kemudian saya dikasih obat depresi. Penyakit depresi yang dibutuhkan support orang-orang sekitar tidak hanya sekedar diberi obat. 
Saya struggle sendirian untuk bisa melawan penyakit saya ini. Yang baru saya sadari, ketika saya sudah dewasa.
Cara saya untuk melawan ya mendengarkan musik cadas, musik up beat lainnya dan menulis. Tapi apa daya, saya gak ada support sama sekali hingga muncul pikiran keinginan untuk mati itu muncul kembali. 

Ibaratkan seperti penyakit jantung yang diberi obat dokter kalau pola hidup gak diperbaiki ya sama aja. Pola hidup yang dimaksud tetap merokok, makan sembarangan, gak olahraga dsbnya. 

Semakin lama saya sadari. Saya merasa kehadiran saya gak berguna dan saya mikir lebih baik saya mati duluan. Toh saya juga gak meninggalkan harta dan tanggungan anak. Walaupun punya rumah atas nama saya, saya gak peduli. Saya sudah terlalu lelah berhadapan dengan penyakit mental ini. 

Akhir-akhir ini saya dapat info dari guru UKS mengenai masalah mental dengan install aplikasi si jiwa tentu saja menarik minat saya yang emang dasarnya sudah kena penyakit mental. Setelah saya install dan mencoba tesnya hasilnya kondisi mental saya gak baik-baik saja seperti muncul kata-kata hubungi faskes terdekat. 







Senin, 06 Februari 2023

Investasi

Gambar: Pixabay/Lorenzo Cafaro
    

Apa yang kalian pikirkan tentang investasi?

Kebanyakan orang berpikir investasi berupa deposito, saham, emas, reksadana, saham dan properti. Apakah investasi hanya itu saja? Tentu saja tidak.

Sebenarnya banyak sekali macam investasi. Untuk bisa berinvestasi deposito, emas dan properti. Tentu saja memerlukan modal yang besar untuk berinvestasi. Darimana modal itu berasal? Tentu saja dari jerih payah kita bekerja untuk menyisihkan uang. 

Apakah dalam berinvestasi hanya berfokus disitu saja? Kalau kita hanya fokus mencari uang untuk modal investasi tanpa memperhatikan kesehatan memangnya kita bisa menikmati hasil jerih payah kita. Tentu saja tidak. 

Maka dari itu, ada investasi yang sering kali terlupakan oleh kita yaitu investasi kesehatan. Kok kesehatan bisa disebut investasi? Karena dengan tubuh sehat kita bisa bekerja secara maksimal dan memperoleh hasil yang maksimal juga. 

Bagaimana cara menjaga badan agar tetap sehat? Ya tentunya dengan olahraga, makan makanan yang bergizi dan menjaga berat badan agar tetap ideal. 

Gambar: Pixabay/StockSnap

Olahraga yang bisa dilakukan seperti jalan kaki, jogging, senam aerobik melalui video youtube dsbnya.

Makan makanan yang bergizi berarti makan makanan yang bergizi cukup seimbang dengan sering makan sayur dan buah, mengontrol makan yang akan kita makan. Jangan terlalu sering makan junk food seperti donat, boba dan sejenisnya. Minum air putih yang banyak karena bagus untuk kesehatan.

Menjaga berat badan ideal. Penampilan yang ideal tentu saja bagus untuk kita. Karena selain sehbagus untuk dipandang. Penampilan yang ideal membuat kita semakin energik dalam menjalani hidup kita dan pastinya tidak kesulitan mencari pakaian. Penampilan yang ideal dan menarik sering tidak kita sadari merupakan investasi yang tidak terpikirkan sebelumnya ya kan? 

Selain penampilan yang ideal masih ada lagi? Ya tentunya ada dong yaitu investasi di wajah. Karena wajah merupakan tampilan yang terpenting sekaligus investasi yang tak kalah pentingnya. Karena dengan wajah menarik dan penampilan yang ideal membuat orang tertarik pada kita dan itu berpengaruh pada penghasilan kita juga. 

Gambar: Pixabay/Ilker sahinbas
Bagaimana caranya agar wajah tetap menarik? Merawat wajah dengan baik dengan menggunakan skincare seperti pembersih wajah, pelembab dan sunscreen secara rutin. Penggunaan skincare secara rutin membuat wajah kita semakin berseri dan awet muda sehingga tampilan kita semakin menarik dan itu investasi yang menguntungkan bagi kita.

Apakah masih ada lagi investasi yang bisa dilakukan? Investasi otak dan skill bagaimana caranya?

Investasi otak dengan mengikuti pelatihan-pelatihan/kursus online yang bertebaran di internet seeprti webinar, zoom dll. Selain itu juga meningkatkan skill kita yang diperlukan untuk pengembangan diri yang lebih baik seperti skill menggunakan microsoft office dsbnya agar kita semakin beradaptasi dengan perubahan zaman yang sangat cepat ini.

Jadi, bisa disimpulkan investasi banyak kan macamnya yaitu investasi uang, kesehatan, wajah, otak dan skill.

Rindu Ngeblog

    Gambar: Pixabay/deeezy
Hai bloggers, lama sekali tak jumpa. Rindu sekali rasanya kembali menulis di blog. Kesibukan kerjaan dan kesibukan kegiatan lain hingga membuat tubuh ini lelah. Ketika pulang kerja langsung tidur. Sebenarnya dipikiran banyak yang mau ditulis dalam blog ini, karena terlalu lelah saya jadi lupa menulis blog. Padahal ngeblog adalah salah satu hobi saya sejak lama. Tapi semenjak saya kerja, saya tidak sempat ngeblog. Walaupun malam ini sudah ngantuk, saya menyempatkan diri untuk menulis ungkapan yang tak tau arahnya tulisan ini kemana karena saking inginnya nulis di blog. Serindu itu saya sama ngeblog. I Love You Blog. Kamu tetap yang terbaik dalam menuangkan unek-unek. Thank You   💓💕

Senin, 13 Juni 2022

In my place


 There's a new wind blowing like I've never known

I'm breathing deeper than I've ever done

[Hook]

And I wanna feel the sunshine

Shining down on me and you

When you put your arms around me

You let me know there's nothing in this world I can't do

[Verse 1]

But it's out of my league, out of my league

I'm so tired of being lonely, lonely

And I don't know what to do

I told myself then it's okay to fall back down

To be who I am and not pretend

[Chorus]

But it's out of my league, out of my league

It's never going to be the same, it's never going to be the same

It's never going to be the same, it's never going to be the same

Hampa part 1

 








Aku duduk sendirian di sini di kamarku

Mencoba mengisi pikiranku

Aku tidak bisa berhenti memikirkanmu

Aku tidak pernah merasa seperti ini

Aku harus berpegang pada ini

Saya harus membuatnya bertahan lama

Aku tidak bisa membiarkanmu pergi

Jangan biarkan aku kosong

Hampa part 2






 


Dan ini bukan apa-apa

Saya dilubangi

Aku ingin lebih dari apapun

Untuk membuat sesuatu dari diriku sendiri

Untuk menjadi seseorang yang layak untuk cintamu

Tapi aku lupa bagaimana mencintai diriku sendiri

Jadi sekarang aku tidak lebih dari apa yang kamu lihat

aku kosong

aku kosong

aku kosong

Aku kosong di dalam

Saya tidak tahu apa yang saya butuhkan

Saya tidak tahu apa yang saya butuhkan

Tapi saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan tentang itu

Saya tidak tahu harus berbuat apa tentangnya

Aku tidak tahu bagaimana membuatmu menginginkanku

Kamis, 03 Juni 2021

Tren Cashback

Akhir-akhir ini lagi tren bagi-bagi cashback banyak banget betebaran di media sosial. Sebenare ya tergiur pengen dapet cashback tapi apa daya gajiku yang gak ada sejuta. 
Baru-baru ini ada yang baru yang dapet cashback 300.000 dengan top up minimal 500.000. Terus ada lagi yang dapet cashback dengan minimal pembelian 2.000.000. Itu duit dari mana? Lha dikira Jakarta apa ya yang pada pegang duit berjuta-juta. Pendapatan orang Jakarta gak mempresentasikan pendapatan orang Indonesia. UMR Jogja aja cuma sejutaan ya cukup buat hidup doang gak kepikiran buat investasi dsbnya. Apalagi yang dibawah UMR? 

Kalau pengen promonya lebih menarik kalangan muda ya kalau bikin promo ya kira-kira misal top up minimal 100.000 gitu atau di bawah itu. Kalau kemahalan ya mikir-mikir lah. 

Sekian unek-unek ku. Thanks


Kerjaan Kelola Keuangan

Minggu-minggu ini aku stress karena harus mengelola keuangan. Tetapi ketika aku harus mengelola keuangan saya harus disibukkan dengan kegiatan lain sperti harus membantu pekerjaan rumah, mengantar simbah sinar ke rumah sakit dsbnya. Jadi, gak bisa fokus dengan kerjaan kantor. Belum lagi sekarang juga aku  merangkap sebagai operator dapodik. Terkadang aku juga menyelesaikan pekerjaan yang bukan merupakan kewenangan saya seperti mengerjakan beasiswa SIANAS. Jujur saya juga kewalahan. Oke itu tadi unek-unekku. 

Hal-hal yang aku lakukan untuk mengelola keuangan:
1. Melacak catatan keuangan dengan uang yang saya pegang apakah sinkron atau tidak dan jeli serta membutuhkan tingkat fokus dan ketelitian yang tinggi. 
2. Menghitung uang yang disetor untuk SPP dan komite. 
3. Menghitung kembali uang yang sudah disetor. 
4. Menghitung kembali total uang yang sudah disetor untuk SPP dan komite (Belum dilakukan).
5. Aku harus lembur untuk melakukan kerjaan ini kalau gak lembur ya gak rampung dan ditagih untuk gajian bulanan besok Sabtu yang gak bisa dateng buat gajian. 
6. Itu semua dibantu dengan komputer yaitu aplikasi Excel gak gitu ya makin runyam. 

Terakhir motivasi buat diriku biar gak ngantuk waktu nyelesain kerjaan dan selesai malam ini clear, cocok, dan sinkron dengan uang yang dibawa. Keep healthy and fighting! 


Rabu, 26 Mei 2021

Kepribadianku

Mungkin hanya disini aku bisa lepas mengungkapkan karakterku dan sudah lama  ingin menuliskannya:
1. Saya orangnya sangat pendiem terkadang males bicara dalam mood tertentu. 
2. Kalau ngomong suaranya kecil dan kadang gak kedengeran harus ngomong keras bahkan teriak. 
3. Paling gak bisa kalau suruh public speaking soale grogi dan ngomongnya jadi gak jelas. 
4. Orangnya gak terlalu ramah dan terkadang terpaksa saya ramah untuk kepentingan pekerjaan. 
5.Aku orangnya mood booster tapi bisa mengendalikan dan menutupinya. Bahkan orang yg sudah lama kenal aku belum tentu tahu aku sebenarnya. 
6.Orangnya introvert banget dan makin introvert seiring bertambahnya umur. Kadang kalau ketemu orang banyak gampang capek dan lelah. 
7.Orangnya panikan dan gak bisa mikir kalau panik. 
8. Gak konsen kalau capek dan lelah bawaannya ngantuk gitu, akibatnya jadi gak teliti tapi ya tetep terpaksa kerja. 
9. Workaholic kalau lagi semangat kerja kadang lembur sampai malam hari. 
10.Orangnya ya cukup sabar menghadapi seseorang yg bikin jengkel tapi ya ada batasnya juga. 
11. Kadang sensitif juga tapi bisa menahan emosi. 
12. Kalau libur pengennya rebahan seharian tapi gak bisa karna ada kerjaan rumah plus diomelin. 
13. Paling seneng dengerin musik pake headset volume kenceng sampai gak bisa denger apapun itu rasanya nikmat daripada kedengeran suara TV apalagi sinetron. BIG NO! 
14. Musik cadas adalah kesukaanku. Karena bisa mengembalikan moodku sekaligus jiwaku. Pokoknya gak ada yang bisa menggantikan musik cadas. 
15. Paling gak mood dengerin lagu dangdut koplo apalagi kalau lagi badmood langsung ancur moodku. Seringnya waktu kerja begitu. 
16. Sulit untuk deket sama oranglain karena pribadi tertutup. 
17. Pernah deket ma cowok dan gak cocok ya udah gak lanjut karena aku dah biasa kayak gitu. Susah cari yang sefrekuensi. 
18. Gak mau hubungan lagi sama temen SMA apalagi yang sekelas, TRAUMA. 
19. Suka bicara sendiri ngedumel gak jelas ngeluh karena gak ada orang yang bisa diajak curhat dan sefrekuensi ma aku. Jadi ya lebih nyaman gitu daripada dipikir malah jadi beban. 
20. Penurut, ya kadang aku terlalu nurut ama orang ya karena males berdebat. Jadi ya udah nurut aja daripada emosi. 
21. Lebih suka nulis dibanding ngomong ya gitu karena sulit banget buat ngomong ngungkapin. 
22. Punya prinsip kalau bisa diselesaikan sendiri ya selesaikan sendiri. 
23. Gak suka belanja dan cukup hemat ngelola duit tapi ya sering abis dipinjem keluarga terus gak dibalikin. 
24. Minumnya banyak dan paling gak bisa kalau gak minum setetes pun seret tenggorokan. Kalau minum banyak ya air putih. 
25. Penyuka roti dan coklat. 
26. Lebih suka bikin status absurd di status WA karena males ditanyain dan jarang bikin status. Karena hidup aku ya privasi gak diumbar-umbar. 
27. Gak bisa ngendarain sepeda motor 🤭 
28. Muka jutek abis kalau kata orang ya cool gitu tapi nek aku gak ngerasa cool malah jutek. 
29. Kadang aku ni ya saklek dalam kondisi tertentu yang bikin orang gak suka dan sulit buat deket ma orang. 
30. Paling males ma orang yang ngeyel dan susah dibilangin. Kalau begitu ya udah biarin aja. 
31. Kalau kecapekan dada sesek bahkan nyampe bagian belakang. 
32. Lebih suka pake baju kasual dan dandan natural soale jiwa tomboi lebih nonjol sampe diomelin ibuku ya syudah. 
33. Paling gak suka ma orang yang asal perintah tanpa instruksi yang jelas. Udah nyuruh mana instruksi gak jelas kesel aku. 
34. Paling gak bisa kerja di tempat yang rame, kadang suntuk kalau kerja di tempat yang rame. Rasanya pengen nyendiri aja. 
35. Tanggung jawab ma pekerjaan kadang kewalahan terus minta tolong orang kalau kepepet gak bisa. 
36. Paling suka dengerin musik di tempat kerja kalau gak ada orang. Dengerinnya ya musik metal or anything. 
37. Bisa bahasa Inggris sedikit-sedikit.
Udah segitu aja kalo ada perubahan bisa ditambahin 😁









Sabtu, 08 Mei 2021

Aku part 2

 

Sumber gambar: Pixabay


Aku yang sendirian
Ditengah kerumuman orang lain
Merasa tersisih ketika bersama orang baru dikenal
Orang terdekat pun gak menganggap ku ada

Apalah aku yang harus mengalah dalam segala kondisi
Yang mengharuskan saya terlihat baik-baik saja
Bahkan saat saya terpuruk sakit pun gak peduli
Harus teriak marah tuk ungkap itu semua

Sayangi aku dan manfaatkanlah aku selagi ada
Dan bisa dimanfaatkan
Kalau aku gak ada entah pergi jauh 
Atau meninggalkan selamanya
Baru menyesal

Aku mencoba bertahan selagi saya bisa bertahan
Kalau saya tak bisa bertahan hidup entah karena 
Tiba tiba sakit atau saya yang berniat mengakhiri hidup 




Lebih Baik Jadi Orang Asing di Rumah Sendiri

Sumber gambar: Pixabay

Saya lebih baik dianggap jadi orang asing daripada saling menyakiti dan gak support untuk kesembuhan mental saya. Lebih baik saya tidak mengenal saja daripada saya sebagai anaknya gak dianggap sama sekali. Tidak diapresiasi segala tindakan saya, ucapan terima kasih pun gak ada ketika saya melakukan hal positif.

Dan untuk melakukan tindakan itu semua saya harus bilang hanya untuk mendapat pujian. Kalau begitu ya lakukan saja di tempat kerja toh bisa kok. 

Kalau saya melakukan kesalahan sedikit saja, langsung ngejudge tanpa mempertimbangkan perasaan saya sama sekali. Apakah saya lagi terpuruk atau tidak?

Kalau hanya memotivasi menyuruh keluar rumah dan melakukan aktivitas rumah ya semua orang bisa melakukannya bak motivator tapi mensuport saya pas lagi terpuruk dengan memeluk mendengarkan keluh kesah saya tanpa menyelah itu gak bisa.

Kalau pun saya ingin orang-orang seperti saya menjadi pendengar yang baik tanpa ngejudge. Karna kalau begitu ya saya makin membuat saya enggan bicara sama siapapun dan berpikiran lebih baik dipendam saja. Sulit untuk berbicara dan rasanya seperti dibungkam.

Jadi, lebih baik anggap saya jadi orang asing saja dan jangan pedulikan saya lagi kalau gak mau saling menyakiti. Kalau pun saya sakit saya akan diam saja mulai sekarang dan gak akan teriak lagi bahkan mengeluh pun saya gak mau karna gak mendapatkan solusi dan malah lebih menyakitkan.

Jangan suruh saya untuk mengurusi hal-hal penting kalau ujungnya saling menyakiti dan menyalahkan.


"Biarkan saya hidup sendiri di rumah sendiri dan jangan pernah menyentuhku dan melarangku karna saya sudah dewasa bisa menentukan mana yang baik dan buruk"

"Sendiri melihat secercah cahaya untuk memotivasi diri sendiri untuk mencapai kesuksesan yang saya tentukan atau kegagalan bahkan kematian "

Introvert

Sumber gambar: Screenshoot Tes MBTI



Sering kali orang-orang mengaku introvert lah inilah tapi gak ada bukti. Ini bukti saya introvert berdasarkan Tes MBTI online saya mengisi pertanyaan disitu dan dominan Introvert. Berarti saya kan emang introvert bukan dari pengakuan saya sendiri tapi berdasarkan fakta diatas foto.

Orang - orang terdekat saya sering kali tidak memahami kepribadian saya yang introvert ini. Sering kali mereka memaksa saya untuk keluar padahal saya tidak ingin keluar dan ingin istirahat di kamar. 

Hal-hal yang membuat saya sendiri lelah frustasi dsbnya sebagai orang introvert:
  1. Saya sulit sekali untuk mengungkapkan kata-kata bahkan cenderung pendiem.
  2. Saya seringkali lelah berada di kerumunan ramai dan kadang membuat saya ingin menyendiri.
  3. Yang membuat saya bahagia adalah dengan tidur di kamar, mendengarkan musik dan terkadang saya menulis di blog jika saya mau.
  4. Saya juga lebih menyukai teman yang sedikit tapi bisa berbicara secara mendalam.
  5. Saya juga sering kali gak bisa fokus jika saya sudah frustasi di tempat keramaian dan dalam keadaan terdesak
  6. Saya juga ingin bicara secara mendalam tapi tidak menemukan orang yang tepat untuk berbicara. Bahkan sering kali dicuekin ketika saya ingin bicara secara mendalam, jadi ya saya sering bicara sendiri daripada saya pendam terus menerus dan malah jadi beban pikiran.
  7. Sering kali orang terdekat saya sering kali memaksakan kehendaknya untuk mengubah kepribadian saya yang introvert menjadi ekstrovert itu yang membuat kali sering menangis dan rasanya ingin berteriak.
Jadi orang terdekat saya tak memahami saya sepenuhnya dan hanya melihat dari luar saja.